Jakarta, IDN Times- Pemerintah China, pada Selasa (3/2/2026), mengecam keputusan Mahkamah Agung Panama yang membatalkan kontrak 25 tahun milik anak perusahaan Hong Kong, CK Hutchison. Perusahaan tersebut sebelumnya mengoperasikan pelabuhan strategis Balboa dan Cristobal di Terusan Panama selama hampir tiga dekade.
Beijing menilai putusan sangat absurd dan memalukan karena dianggap sebagai hasil tekanan politik Amerika Serikat (AS). Sengketa ini memicu ketegangan diplomatik baru di jalur perdagangan yang menangani sekitar 5 persen perdagangan dunia.
