Jakarta, IDN Times - Central Intelligence Agency (CIA) merilis video rekrutmen berbahasa Persia di media sosial pada Selasa (24/2/2026). Video berdurasi lebih dari dua menit tersebut ditujukan untuk merekrut warga Iran sebagai informan intelijen bagi Amerika Serikat (AS). Upaya ini dilakukan di tengah memanasnya ketegangan antara Washington dan Teheran menjelang jadwal perundingan nuklir.
CIA menyebarkan pesannya melalui platform X, Instagram, Facebook, Telegram, dan YouTube. Mereka mencari individu yang memiliki akses terhadap informasi sensitif atau mempunyai keahlian unik terkait operasi di Iran.
