Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Di 100 Hari Perang, Israel Kembali Serang Iran di 3 Kota
serangan Israel di ibu kota Iran, Teheran, dalam perang pada Juni 2025 (Mehr News Agency, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)
  • Dua ledakan besar mengguncang Teheran, Isfahan, dan Tabriz setelah Israel melancarkan serangan balasan terhadap Iran pada Senin pagi waktu setempat.
  • Serangan ini terjadi usai Iran menembakkan 10 rudal balistik ke wilayah utara Israel sebagai respons atas serangan Israel di Lebanon.
  • Pemerintah Iran memastikan area permukiman tidak menjadi target, sementara Bulan Sabit Merah menyiagakan tim tanggap darurat dan fasilitas medis di seluruh negeri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Dua ledakan besar terdengar di Teheran, Iran, pada Senin (8/6/2026) pagi waktu setempat. Selain ibu kota Iran, ledakan juga dilaporkan terjadi di Kota Isfahan dan Tabriz, menandai dimulainya serangan balasan Israel setelah serangan rudal Iran ke wilayah Israel sebelumnya.

Kantor berita pemerintah Iran, IRNA melaporkan dua ledakan terdengar di wilayah barat Teheran pada pukul 04.43 dan 04.45 waktu setempat. Sementara itu, sedikitnya tiga ledakan dilaporkan terjadi di Isfahan berdasarkan laporan media lokal yang dikutip sejumlah media Iran.

Perkembangan ini terjadi setelah Iran meluncurkan 10 rudal balistik ke wilayah utara Israel pada malam sebelumnya. Teheran menyebut serangan tersebut sebagai respons atas apa yang mereka gambarkan sebagai kelanjutan serangan Israel di Lebanon, khususnya di kawasan Dahiyeh selatan Beirut.

Laporan dari Teheran menyebut suara ledakan terdengar jelas di ibu kota. “Kami baru saja mendengar ledakan-ledakan itu di Teheran. Ada juga ledakan di Isfahan dan Tabriz, menurut media lokal,” demikian laporan Al Jazeera.

Laporan yang sama menyebut serangan tersebut menunjukkan Israel telah memulai respons terhadap serangan Iran.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan Israel menyerang sejumlah target di Iran dengan menggunakan rudal balistik yang diluncurkan dari udara. Dalam pernyataan yang dimuat IRNA, IRGC mengatakan Israel menyerang target-target “di wilayah kami menggunakan rudal balistik yang diluncurkan dari udara”.

Meski ledakan terdengar di Teheran, pejabat setempat menyatakan area permukiman tidak menjadi sasaran. Juru bicara Dinas Pemadam Kebakaran Teheran mengatakan, “area perkotaan tidak menjadi target”, seraya menambahkan seluruh personel tetap berada dalam kondisi siaga untuk mengantisipasi perkembangan situasi.

Di tengah meningkatnya ketegangan, Bulan Sabit Merah Iran mengumumkan seluruh tim tanggap darurat, fasilitas logistik, layanan bantuan, dan fasilitas medis telah disiagakan.

Dalam pernyataannya di platform X, organisasi tersebut menyebut, “Tim respons cepat Bulan Sabit Merah Iran, bersama fasilitas logistik, bantuan, dan medis, termasuk apotek, berada dalam kondisi siaga setelah serangan udara Israel terhadap Iran pagi ini dan sedang memberikan layanan kepada masyarakat.”

Organisasi itu juga mengimbau warga menyiapkan perlengkapan pertolongan pertama dan menjaga jarak setidaknya 100 meter dari area yang terdampak.

Editorial Team

Related Article