Suasana ibadah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, pada Minggu 19 April 2026. Jemaah tampak melaksanakan tawaf di sekitar Ka'bah dengan latar menara jam Abraj Al Bait yang menjulang (19/04/2026) (IDN Times/Yogie Fadila)
Keajaiban itu pun datang pada bulan Januari lalu saat sang ayah mulai mengikuti bimbingan manasik haji. Irfan tiba-tiba mendapatkan jalan untuk mendaftar sebagai pendamping resmi bagi ayahnya dengan proses yang sangat mulus.
"Saya disuruh daftar jadi pendamping dengan perjalanan proses yang sungguh cepat, lancar. Masyaallah, saya langsung bisa diterima jadi pendamping ayah saya," ungkapnya dengan suara bergetar.
Kini, penantian belasan tahun itu terbayar lunas. Irfan dan Ali Durriyat yang tergabung dalam kloter JKG 01 bersama sekitar 300-an jemaah lainnya telah tiba dengan selamat di Madinah. Mereka bersiap menyempurnakan ibadah di Baitullah dan berziarah langsung ke makam Rasulullah SAW.
"Saya sangat bersyukur bisa tiba berhaji bersama dengan ayah. Ini sebuah rezeki yang luar biasa. Masyaallah, ya. Tidak ada kata yang bisa saya sampaikan. Hanya satu kata alhamdulillah, semoga ini menjadi perjalanan luar biasa bagi kami yang baik. Semoga haji kami menjadi haji yang mabrur," doa Irfan.