Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mantan Menteri Hukum Polandia, Zbigniew Ziobro.
Mantan Menteri Hukum Polandia, Zbigniew Ziobro. (Kancelaria Premiera from Poland, Public domain, via Wikimedia Commons)

Intinya sih...

  • Ziobro diduga terlibat dalam 26 kasus kriminal di Polandia, termasuk pengalihan dana ke proyek politik dan pembelian spyware.

  • Keputusan pengadilan didukung oleh Menteri Dalam Negeri Polandia, dengan rencana notifikasi Interpol untuk penangkapan Ziobro di luar negeri.

  • Pada Januari, Perdana Menteri Hungaria memberikan status suaka politik kepada Ziobro, yang merupakan politikus Polandia kedua yang melarikan diri ke Hungaria.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pengadilan Polandia mengumumkan perintah penangkapan kepada mantan Menteri Hukum Polandia, Zbigniew Ziobro. Terdapat dugaan menteri pada masa pemerintahan Partai Hukum dan Keadilan (PiS) itu mendirikan organisasi kriminal

“Pengadilan setuju untuk menetapkan status buronan kepada Ziobro. Terdapat dasar hukum untuk menetapkan penahanan pra-peradilan karena adanya kemungkinan besar terduga melakukan sejumlah aksi kriminalitas,” ungkap Jaksa Piotr Wozniak, dikutip dari Notes from Poland, Sabtu (7/2/2026).

Setelah masuk dalam daftar buronan, akan ada pencarian terduga pelaku di domestik dan Eropa. Rencannya, permintaan untuk masuk dalam European Arrest Warrant (EAW) akan diserahkan pekan depan. 

1. Diduga terlibat 26 kasus kriminal di Polandia

Jaksa menuding Ziobro telah melakukan 26 kasus kriminal pada pemerintahan PiS. Ia diduga sudah mendirikan geng kriminal yang menyelewengkan sekitar 150 juta zloty (Rp708 miliar) dari Dana Keadilan untuk membantu korban kejahatan. 

Dilansir TVP World, terdapat dugaan bahwa uang tersebut justru dialihkan untuk proyek lain yang berhubungan dengan kepentingan politiknya. Salah satunya untuk membeli spyware Pegasus dari Israel untuk mengawasi lawan politik PiS. 

2. Didukung oleh Menteri Dalam Negeri Polandia

Keputusan Pengadilan Polandia untuk menetapkan Ziobro dalam daftar buronan didukung oleh Menteri Dalam Negeri Polandia, Marcin Kierwinski. Menurutnya, langkah ini bentuk perlawanan kepada kejahatan dan korupsi. 

“Penetapan perintah penangkapan dari Pengadilan Polandia kepada Ziobro ini akan membuka jalan untuk notifikasi Interpol untuk menangkap Ziobro yang sedang berada di luar negeri,” terangnya. 

Di sisi lain, Kuasa Hukum Ziobro, Bartosz Lewandowski menyatakan akan mengajukan banding putusan pengadilan. Saat mengungsi ke Hungaria, Ziobro sudah mengatakan bahwa keputusan ini akan menimpanya jika masih berada di Polandia. 

3. Sejumlah politikus Polandia melarikan diri ke Hungaria

Pada Januari, Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban sudah memberikan status suaka politik kepada Ziobro di negaranya. Pemimpin sayap kanan Hungaria itu diketahui sudah memiliki kedekatan dengan anggota PiS.  

Sebelum Ziobro, Deputi Menteri Hukum, Marcin Romanowski sudah melarikan diri ke Hungaria pada 2024. Ia diketahui ikut tersandung skandal penyelewengan Dana Keadilan Polandia. 

Sementara, pemerintahan Polandia saat ini menyebut akan terus mendukung pengembalian aturan hukum dan akuntabilitas di negaranya. Partai PiS dituding telah melakukan perusakan demokrasi di bawah pemerintahan sebelumnya. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team