Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ditanya soal Foto di Bak Mandi, Bill Clinton Mengaku Tak Kenal Epstein
Mantan Presiden Bill Clinton berbicara dengan para pendukungnya di sebuah rapat umum kampanye untuk istrinya, mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, di Central High School di Phoenix, Arizona pada 20 Maret 2016 (Gage Skidmore from Peoria, AZ, United States of America, CC BY-SA 2.0, via Wikimedia Commons)
  • Bill Clinton menjalani pemeriksaan lebih dari enam jam di hadapan parlemen AS, membantah mengenal atau terlibat dalam kejahatan Jeffrey Epstein.
  • Dalam sesi tertutup, Clinton menolak tuduhan terkait foto jacuzzi dan menegaskan tidak pernah berhubungan dengan perempuan yang ditampilkan.
  • Kesaksiannya menjadikannya presiden ketujuh yang berbicara di depan komite legislatif, tanpa memberikan informasi baru soal kasus Epstein maupun Donald Trump.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Bill Clinton membantah mengetahui kejahatan yang dilakukan Jeffrey Epstein dalam apa yang ia sebut sebagai “perkenalan singkat” di antara mereka. Pernyataan itu disampaikan pada Jumat (27/2/2026), setelah lebih dari enam jam menjalani pertanyaan dari para anggota parlemen Amerika Serikat.

Pemeriksaan oleh parlemen tersebut berupaya menelusuri hubungan sang mantan presiden dengan Epstein, terpidana pelaku kejahatan seksual yang telah meninggal dunia saat di penjara itu.

1. Foto jacuzzi jadi sorotan dalam pemeriksaan tertutup

Mantan Presiden Bill Clinton terlihat di kolam renang di samping seseorang yang wajahnya telah disensor. Foto tanpa tanggal ini termasuk di antara ribuan catatan tentang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS (dok. Department of Justice/Epsten Files/EFTA00003170)

Melansir CNN, para anggota parlemen berulang kali menunjukkan kepada Clinton foto-fotonya bersama sejumlah perempuan yang terdapat dalam materi Epstein yang baru-baru ini dirilis oleh United States Department of Justice, serta menanyakan apakah ia pernah berhubungan seksual dengan mereka. Setiap kali ditanya, Clinton membantahnya, menurut dua sumber yang mengetahui jalannya kesaksian tersebut.

Dalam salah satu sesi, para anggota panel menampilkan foto yang cukup dikenal, memperlihatkan Bill Clinton berada di jacuzzi bersama seorang perempuan yang wajahnya telah disamarkan. Berdasarkan keterangan dua sumber yang mengetahui jalannya pemeriksaan, Bill Clinton mengatakan tidak mengenali perempuan tersebut dan membantah pernah menjalin hubungan seksual dengannya. Legislator dari Partai Demokrat maupun Republik menyebut Bill Clinton menjawab semua pertanyaan yang diajukan dan secara umum menyangkal adanya pelanggaran.

Dalam pernyataan pembukanya di hadapan komite, Clinton kembali menegaskan bahwa ia tidak mengetahui kejahatan yang dilakukan Jeffrey Epstein. Ia menyatakan hanya mengetahui apa yang ia lihat dan tidak lihat, serta apa yang ia lakukan dan tidak lakukan, seraya menekankan bahwa dirinya tidak menyaksikan maupun melakukan tindakan yang keliru. Meski demikian, sorotan terhadap riwayat hubungannya dengan Epstein, termasuk pertanyaan seputar kehidupan pribadinya, menunjukkan bahwa keterkaitan tersebut terus menjadi bayang-bayang bagi dirinya dan keluarganya.

2. Bill Clinton menyatakan ia tak mengetahui kejahatan yang dilakukan Epstein

Mantan Presiden Bill Clinton dan terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein berdiri berdampingan. Foto tanpa tanggal ini termasuk di antara ribuan catatan tentang terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS (dok. Department of Justice/Epstein Files/EFTA00003178)

Kemunculan nama Bill Clinton dalam berkas Jeffrey Epstein disebut tidak serta-merta menunjukkan pelanggaran, dan hingga kini tidak ada penyintas yang menuduhnya melakukan tindakan tidak pantas. Bill Clinton menegaskan akan memutus hubungan dan tidak akan pernah menggunakan pesawat Epstein jika memiliki kecurigaan sedikit pun, bahkan menyatakan akan melaporkannya sendiri.

Dalam pernyataan yang dirilis sebelum kesaksiannya, serta video yang diunggah setelahnya, ia kembali menekankan tidak mengetahui kejahatan Epstein, terlepas dari foto-foto yang ditunjukkan kepadanya. Ia juga mendesak United States Department of Justice untuk merilis seluruh berkas dan memastikan kasus serupa tidak terulang.

Sebelumnya, Bill Clinton dan istrinya Hillary Clinton sempat menolak panggilan paksa panel dengan alasan bermuatan politik, namun akhirnya bersaksi di hadapan House Oversight Committee setelah muncul ancaman proses penghinaan terhadap Kongres. Dalam pemeriksaan, ia membantah mengenal seorang perempuan dalam foto yang memperlihatkannya berada di bak air panas, serta menyangkal pernah berhubungan seksual dengannya, menurut sumber yang dikutip BBC News.

Berbeda dengan istrinya, Bill Clinton tidak memberikan keterangan kepada wartawan setelah deposisinya selesai.

3. Bill Clinton menjadi presiden ketujuh yang melakukan kesaksian di hadapan komite legislatif

Mantan Presiden Bill Clinton berbicara dengan para pendukungnya di sebuah rapat umum kampanye untuk istrinya, mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, di Central High School di Phoenix, Arizona pada 20 Maret 2016 (Gage Skidmore from Peoria, AZ, United States of America, CC BY-SA 2.0, via Wikimedia Commons)

Menurut catatan Kongres, enam presiden, baik yang masih menjabat maupun mantan, pernah memberikan kesaksian di hadapan komite legislatif. Dengan demikian, Bill Clinton menjadi presiden ketujuh yang melakukannya.

Ketua komite, James Comer, mengatakan kepada wartawan bahwa dalam deposisi tersebut Bill Clinton ditanya apakah Donald Trump seharusnya dipanggil untuk bersaksi. Menurut Comer, Bill Clinton menjawab bahwa keputusan itu berada di tangan komite dan menambahkan bahwa dirinya tidak memiliki pengetahuan tentang keterlibatan Trump dalam kejahatan Jeffrey Epstein. Comer juga menyatakan informasi baru yang disampaikan Clinton tidak mengubah pandangannya bahwa Trump telah lama dibebaskan dari tuduhan pelanggaran.

Sementara itu, Trump turut menanggapi deposisi Bill Clinton dengan mengatakan kepada wartawan bahwa ia tidak senang melihat mantan presiden tersebut menjalani pemeriksaan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team