Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Namanya Masuk di Epstein File, CEO WEF Mengundurkan Diri

Namanya Masuk di Epstein File, CEO WEF Mengundurkan Diri
CEO World Economic Forum, Borge Brende. (AFP/Mandel Ngan)
Intinya Sih
  • Borge Brende, Presiden dan CEO WEF, mundur setelah tinjauan independen terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein, meski hasil peninjauan tidak menemukan pelanggaran tambahan.
  • Brende mengakui pernah bertemu Epstein beberapa kali antara 2018–2019 dan menyesal tidak menelusuri latar belakangnya lebih dalam sebelum hubungan profesional tersebut terjadi.
  • WEF menunjuk Alois Zwinggi sebagai presiden interim sementara dewan pengawas mencari pengganti permanen di tengah sorotan global atas publikasi dokumen Epstein.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Presiden dan CEO World Economic Forum (WEF), Borge Brende, mengundurkan diri setelah dilakukan peninjauan atas hubungannya dengan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein. WEF memerintahkan tinjauan independen terhadap Brende menyusul dirilisnya dokumen terkait Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Sorotan terhadap sejumlah tokoh dunia meningkat setelah berkas tersebut dipublikasikan. Brende mengakui pernah makan malam dengan Epstein sebanyak tiga kali antara 2018 dan 2019, serta berkomunikasi melalui email dan pesan teks.

Namun, dia menyatakan tidak mengetahui latar belakang kriminal Epstein saat itu. WEF menyatakan, hasil peninjauan terhadap hubungan tersebut menemukan tidak ada kekhawatiran tambahan selain yang telah diungkapkan sebelumnya.

1. Pengakuan dan penyesalan Brende

CEO World Economic Forum, Borge Brende, saat bersalaman dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump
CEO World Economic Forum, Borge Brende, saat bersalaman dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (AFP/Mandel Ngan)

Brende, yang juga mantan Menteri Luar Negeri Norwegia, mengaku menyesal tidak melakukan penelusuran lebih mendalam terhadap Epstein. Dalam pernyataan pada Kamis (26/2/2026), dia memutuskan untuk mengundurkan diri setelah lebih dari delapan tahun menjabat, usai pertimbangan yang cermat. Sebenarnya, Brende tidak dituduh melakukan pelanggaran apa pun, dan disebutkan tercantumnya nama seseorang dalam berkas Epstein tidak serta-merta menunjukkan adanya tindak pidana.

"Saya percaya sekarang adalah momen yang tepat bagi Forum untuk melanjutkan pekerjaan pentingnya tanpa gangguan," kata Brende, dilansir BBC, Jumat (27/2/2026).

2. Sorotan global atas Epstein Files

Donald Trump bersama Jeffrey Epstein dalam kasus Epstein Files.
Donald Trump bersama Jeffrey Epstein dalam kasus Epstein Files. (AFP/Brendan Smialowski)

Epstein pada 2008 lalu divonis karena meminta jasa prostitusi dari seorang anak di bawah umur dan terdaftar sebagai pelaku kejahatan seksual. Dia meninggal pada 2019 saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks.

Berkas-berkas yang dirilis otoritas AS berisi jutaan email pribadi, gambar, dan laporan FBI terkait penyelidikan terhadap Epstein. Sejumlah politisi, selebritas, pemimpin bisnis, dan bangsawan dari berbagai negara, menghadapi sorotan atas hubungannya dengan Epstein setelah gelombang terbaru dokumen dipublikasikan.

Norwegia, negara asal Brende, juga terdampak kontroversi tersebut. Putri Mahkota Mette-Marit serta para diplomat Mona Juul dan Terje Rod-Larsen termasuk di antara figur publik yang terseret dalam pusaran kontroversi ini.

3. Transisi kepemimpinan WEF

IMG_7134.jpeg
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump di World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss. (dok. YouTube World Economic Forum)

Ketua bersama WEF, Andre Hoffmann dan Larry Fink, menyampaikan terima kasih atas kontribusi signifikan Brende dan menyatakan menghormati keputusannya. Sebagai pengganti sementara, Alois Zwinggi akan menjabat sebagai presiden dan CEO interim. Dia sebelumnya merupakan direktur pelaksana dalam badan eksekutif WEF.

Dewan pengawas organisasi akan mengawasi proses pencarian pemimpin permanen yang baru. WEF dikenal sebagai penyelenggara pertemuan tahunan di Davos, Swiss, yang mempertemukan para pemimpin politik dan bisnis dari seluruh dunia. Mundurnya Brende menandai babak baru bagi forum tersebut di tengah meningkatnya perhatian global terhadap implikasi dokumen Epstein.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in News

See More