Jakarta, IDN Times - Duta Besar Iran untuk Republik Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan pernyataan tegas terkait eskalasi serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap negaranya. Dalam konferensi pers di kediamannya di Jakarta, Senin (2/3/2026), Boroujerdi menyoroti tindakan yang menurutnya menyasar tokoh-tokoh penting Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Boroujerdi mengenang, Khamenei merupakan seorang tokoh yang memiliki pandangan tegas menolak senjata pemusnah massal. Ia, kata Boroujerdi, merupakan seorang ulama dan pemimpin negara yang memiliki fatwa mengharamkan senjata pemusnah massal justru menjadi target pembunuhan.
“Aliansi yang lain adalah Amerika Serikat dan Israel melakukan pembunuhan terhadap seorang tokoh, seorang ulama, seorang pemimpin dari sebuah negara yang dalam fatwanya, dikarenakan beliau merupakan seorang marja atau ulama rujukan, dalam fatwanya telah menyatakan bahwa berbagai bentuk penyimpangan, produksi, penggunaan, jual beli senjata pemusnah masal termasuk senjata nuklir merupakan tindakan yang haram. Amerika Serikat dan Zionis Israel membunuh seorang pemimpin yang memiliki pendirian dan pandangan seperti yang saya sampaikan ini,” ujar Boroujerdi.
