Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Iran Serang Perusahaan Minyak Raksasa Saudi Aramco

Iran Serang Perusahaan Minyak Raksasa Saudi Aramco
Ilustrasi Kilang Minyak Pertamina (Dok. Pertamina)
Intinya Sih

  • Iran melancarkan serangan pesawat tak berawak ke fasilitas minyak raksasa Saudi Aramco di Ras Tanura, memicu penutupan kilang dan kebakaran besar di kawasan tersebut.
  • Serangan ini terjadi setelah kematian pemimpin tertinggi Iran pascaperang terbuka dengan Israel dan Amerika Serikat, memperburuk ketegangan di kawasan Teluk.
  • Iran juga menyerang beberapa negara Teluk dan pangkalan AS di Qatar, UEA, serta Bahrain, sementara korban tewas akibat konflik mencapai ratusan orang di Iran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pesawat tak berawak Iran menyerang perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Aramco, pada Senin (2/3/2026). Akibatnya, Aramco menutup kilang Ras Tanura.

Setelah kematian pemimpin tertinggi negaranya usai perang terbuka dengan Israel dan Amerika Serikat (AS), Iran kembali melancarkan serangan ke sejumlah kawasan teluk, dengan menargetkan lokasi strategis milik AS.

Berdasarkan laporan India Today, kilang minyak itu ditutup sebagai upaya mitigasi yang diambil perusahaan atas eskalasi yang kian memburuk antara Iran, Israel, dan AS. Kebakaran dilaporkan juga terjadi di Ras Tanura, Arab Saudi, menyusul serangan pesawat tak berawak Iran.

Kompleks Ras Tanura, di pantai Teluk kerajaan, merupakan salah satu kilang terbesar di Timur Tengah dengan kapasitas 550.000 barel per hari (bpd) dan berfungsi sebagai terminal ekspor penting untuk minyak mentah Saudi.

Diketahui, Iran melancarkan serangan pesawat tak berawak ke sejumlah negara Teluk, serta lokasi-lokasi tertentu di beberapa negara regional yang menjadi tempat pangkalan AS, terutama Qatar, Uni Emirat Arab, dan Bahrain.

Sejauh ini, serangan Iran telah menghantam Bahrain, Irak, Yordania, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Di dalam Iran, Bulan Sabit Merah Iran melaporkan bahwa setidaknya 201 orang tewas dan 747 luka-luka akibat serangan AS-Israel sejak Sabtu, 28 Februari 2026.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More