Jakarta, IDN Times - Paus Leo XIV menyerukan agar kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) ditempatkan sepenuhnya untuk melayani kemanusiaan. Dalam peluncuran ensiklik sosial pertamanya bertajuk Magnifica Humanitas, Paus memperingatkan bahaya teknologi yang digunakan untuk dominasi, eksklusi, hingga perang.
Pidato itu disampaikan Paus Leo XIV di hadapan peserta yang berkumpul di Aula Sinode Vatikan pada Senin (25/5/2026). Ia menyebut revolusi teknologi yang sedang terjadi saat ini sebagai titik balik zaman yang dampaknya setara dengan Revolusi Industri pada abad ke-19.
Menurut Paus, perkembangan AI kini telah menyentuh banyak aspek kehidupan manusia dan memengaruhi keputusan-keputusan penting dalam kehidupan sosial.
“Kecerdasan buatan sudah menyentuh banyak bidang kehidupan kita dan memengaruhi keputusan yang membentuk kehidupan bersama manusia,” kata Paus Leo XIV, dikutip dari Vatican News, Selasa (26/5/2026).
Ia juga menyoroti bagaimana AI mulai mengubah cara perang dilakukan. “Teknologi ini juga secara dramatis mengubah bagaimana perang dijalankan,” ujarnya.
Melalui ensiklik tersebut, Paus menegaskan Gereja Katolik merasa perlu terlibat dalam pembahasan global terkait perkembangan teknologi modern, terutama yang berkaitan dengan masa depan manusia.
