Ilustrasi | campussafetymagazine.com
Selama enam bulan berikutnya, Doug aka Paul Flart, secara kontinyu menciptakan 'aransemen musiknya' selama masa shift kerjanya di rumah sakit. Awal mulanya, dia hanya memiliki 500 followers di Instagram. Namun sejak itu, penggemar 'musik' Paul Flart terus bertambah hingga 40 ribuan, dirilis dari Mirror.
Walau toilet orchestra Paul Flart menuai popularitas di jagat maya, aktifvtas Doug di dunia nyata justru tidak mendapat apresiasi positif dari manajemen rumah sakit yang tidak disebutkan namanya. Dia akhirnya dipecat dari tempat kerjanya.
Namun, Doug di-PHK bukan karena aktivitas buang gasnya yang jadi viral. Melainkan karena melanggar peraturan rumah sakit, yaitu menggunakan telepon genggam saat bekerja.
Mengetahui hal itu, banyak penggemar yang menyayangkan keputusan manajemen rumah sakit tempat Doug bekerja. Namun, mereka terus memberi dukungan kepada sang 'komposer' untuk terus berkarya, sembari menyebut hasil karya toilet orchestra Doug bisa membawa kegembiraan dan kebahagiaan bagi mereka.
Ada-ada saja ya guys. Ngomong-ngomong, apa kamu mau, atau bahkan sudah menjadi pengikut Instagram Paul Flart ini?