Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Heboh! Ada Kerbau Kurban di Bangladesh Bernama Donald Trump
ilustrasi kerbau untuk hewan kurban (pexels.com/ERIK DING)
  • Menjelang Idul Adha 2026, seekor kerbau albino di Narayanganj, Bangladesh, viral karena dinamai Donald Trump oleh pemiliknya setelah videonya tersebar di media sosial.
  • Kerbau seberat 700 kilogram itu menarik perhatian publik karena rambut pirangnya mirip gaya rambut Donald Trump dan menjadi tontonan warga dari berbagai daerah.
  • Hewan langka tersebut membutuhkan perawatan khusus seperti mandi dan makan empat kali sehari sebelum akhirnya dijual sebagai hewan kurban menjelang Idul Adha.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ada satu hal menarik yang terjadi di Bangladesh menjelang Hari Raya Idul Adha yang menurut pemerintah bakal jatuh pada Rabu (27/5/2026) mendatang. Hal ini sontak menuai atensi tinggi warganet dari berbagai negara, khususnya dari negara mayoritas Muslim yang kebanyakan warganya akan merayakan Idul Adha pada pekan depan.

Hal unik itu terlihat di kerbau albino seberat 700 kilogram yang ada sebuah peternakan di Distrik Narayanganj, Kota Dakha, Bangladesh. Kerbau itu dinamai memakai nama Presiden Amerika Serikat yang kini sedang jadi sorotan dunia, Donald Trump. Pemilik kerbau tersebut, Ziauddin Mridha, membagikan kejenakaan ini lewat sebuah video di media sosial hingga berujung viral. 

1. Kerbau memiliki gaya rambut yang mirip Donald Trump

potret Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (flickr.com/The White House via commons.wikimedia.org/The White House)

Berdasarkan keterangan Mridha, kerbau tersebut diberi nama Donald Trump oleh adik laki-lakinya. Hal ini karena kerbau albino miliknya punya rambut klimis pirang belah pinggir yang mirip sekali dengan gaya rambut Trump. 

"Adik laki-laki saya menamai kerbau itu Donald Trump karena bulu di bagian depan kepalanya mirip dengan Donald Trump. Meskipun penampilannya mencolok, hewan ini sebenarnya sangat tenang. Ini adalah kerbau albino dan hewan jenis ini umumnya jinak dan tidak menjadi agresif kecuali diprovokasi," jelas Mridha, seperti dilansir The New Arab pada Jumat (22/5/2026).

2. Kerbau langsung naik daun setelah dinamai Donald Trump

ilustrasi kerbau untuk hewan kurban (pexels.com/Elizabeth Celestino)

Sejak dinamai Donald Trump, kerbau tersebut langsung naik daun seperti selebriti yang namanya baru muncul ke publik. Puluhan orang dari berbagai daerah di Bangladesh ramai-ramai datang ke peternakan milik Mridha usai dirinya mengunggah video soal kerbau Donald Trump miliknya di media sosial. Bahkan, beberapa warga juga ada yang rela datang jauh-jauh hanya untuk melihat kerbau tersebut. 

Menurut Mridha, kerbau albino miliknya itu membutuhkan perlakuan khusus agar tetap sehat. Sebab, kerbau tersebut harus dimandikan empat kali sehari. Sama dengan peraturan mandinya, kerbau tersebut juga harus diberikan makan empat kali sehari. Hal inilah yang menurut Mridha agak sulit dilakukan untuk menjaga kerbau miliknya tetap hidup sehat sampai berhasil dijual ke pembeli.

3. Kerbau albino merupakan salah satu hewan langka di Bangladesh

potret bendera Bangladesh (pexels.com/K)

Menurut Mridha, kerbau albino miliknya kini sudah dikirim ke pembeli untuk dijadikan hewan kurban. Namun, ia tidak menjelaskan berapa harga yang dipatok untuk menjual kerbau tersebut ke pembeli. 

Sebagai informasi, kerbau albino termasuk salah satu hewan langka di Bangladesh. Sebab, kebanyakan kerbau di sana berwarna hitam gelap. Hal inilah yang membuat kerbau albino butuh perlakuan khusus yang beda dari kerbau-kerbau pada umumnya. Di Bangladesh, kerbau albino kerap digunakan untuk hewan kurban di acara-acara keagamaan, termasuk di Hari Raya Idul Adha.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team