Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri Hungaria, Peter Szijjarto mendukung warga laki-laki Ukraina yang melarikan diri dari wajib militer. Menurutnya, mobilisasi militer di Ukraina hanya akan memperpanjang peperangan.
“Banyak warga laki-laki Ukraina yang frustasi dan berusaha untuk melarikan diri dari Ukraina agar dapat menghindari wajib militer. Selama hampir 4 tahun, semua lelah dengan perang ini dan warga Ukraina tidak ingin mati,” terangnya, dikutip dari UNN, Selasa (10/2/2025).
Pernyataan ini menyusul ketegangan antara Hungaria dan Ukraina dalam beberapa pekan terakhir. Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban bahkan menyebut, Ukraina sebagai musuh.
