Mika Salamanca. instagram.com/mikslmnc
KITV melaporkan Otoritas Pariwisata Hawaii segera menyampaikan temuan itu kepada agen khusus yang ditugaskan oleh kantor kejaksaan agung. Salamanca pun ditangkap. Lalu, setelah berita itu viral, ia menyampaikan pernyataan lewat media sosial.
Ia meminta maaf, tapi mengaku bahwa ada alasan mengapa dirinya tidak menjalani kewajiban karantina 14 hari. Salamanca mengklaim ada seorang petugas yang mendatangi tempatnya tinggal selama di Honolulu.
Ia mengatakan jika hasil tes mengonfirmasi bahwa Salamanca negatif COVID-19, maka ia tidak perlu meneruskan karantina. Namun, Jaksa Agung Clare Connors menyatakan lain. "Tak satu pun dari penyelidik saya yang menyampaikan informasi itu, sebab itu tidak benar," ujarnya. "
"Fakta bahwa Nona Salamanca punya begitu banyak followers membuat aksi-aksinya jauh lebih berbahaya dan mengkhawatirkan. Penyebaran misinformasi bisa menimbulkan konsekuensi-konsekuensi parah selama situasi darurat seperti yang kita alami sekarang," tambahnya.
Salamanca memiliki 1,6 juta followers di Instagram.