Jakarta, IDN Times – Pemerintah Iran menepis pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Teheran telah mengajukan permintaan gencatan senjata. Di sisi lain, operasi militer gabungan AS dan Israel di wilayah Iran masih terus berjalan.
Pada Rabu (1/3/2026), seorang pejabat tinggi Iran secara langsung membantah klaim tersebut setelah sebelumnya Trump menyampaikannya lewat media sosial.
“Presiden Rezim Baru Iran, jauh lebih tidak Radikal dan jauh lebih cerdas daripada pendahulunya, baru saja meminta Amerika Serikat untuk GENCATAN SENJATA!” tulisnya, dikutip New York Post.
Ia tak menjelaskan secara rinci siapa yang dimaksud sebagai “presiden rezim baru” dalam pernyataannya tersebut.
