tenda pengungsi Gaza (Hla.bashbash, CC BY-SA 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0>, via Wikimedia Commons)
Laporan medis dari lapangan mengonfirmasi bahwa pesawat tempur Israel menargetkan sebuah kamp tenda yang menampung keluarga pengungsi di Jabalia, Gaza utara. Serangan brutal di zona padat penduduk tersebut merenggut nyawa sedikitnya empat hingga enam warga sipil yang sedang berlindung.
Di waktu yang hampir bersamaan, gempuran lain menghantam wilayah Khan Younis di selatan Gaza. Otoritas kesehatan setempat melaporkan lima orang tewas dalam insiden terpisah tersebut.
Selain menyasar pengungsi, operasi militer Israel juga menargetkan tokoh kelompok perlawanan di lingkungan Tel al-Hawa, Kota Gaza. Sumber keamanan mengonfirmasi kematian Sami al-Dahdouh, seorang komandan lapangan Jihad Islam Palestina (PIJ), dalam serangan itu.
Kelompok Hamas bereaksi keras atas jatuhnya korban jiwa di pihak sipil dan menuduh Israel sengaja merusak upaya damai. Juru bicara mereka menilai tindakan Tel Aviv sebagai upaya memaksakan realitas berdarah di lapangan.
"Israel melakukan pembantaian baru terhadap pengungsi dan ini adalah eskalasi kriminal yang jelas," ujar juru bicara Hamas, Hazem Qassem, dilansir Al Jazeera.