tentara Hizbullah saat latihan militer (Tasnim News Agency, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bersama Menteri Pertahanan Israel Katz mengeluarkan pernyataan resmi terkait operasi militer tersebut. Mereka mengonfirmasi telah menginstruksikan tentaranya untuk melancarkan serangan.
Sebuah sumber yang dekat dengan Hizbullah menyebut operasi tersebut menewaskan komandan operasi Pasukan Radwan bernama Malek Ballout. Gempuran ini menghantam sebuah apartemen di Ghobeiri tempat para petinggi kelompok itu sedang menggelar pertemuan.
"Teroris Radwan bertanggung jawab atas penembakan ke permukiman Israel dan melukai tentara kami. Tidak ada teroris yang kebal, karena tangan panjang Israel akan menangkap setiap musuh dan pembunuh," ujar Netanyahu, dilansir Al Jazeera.
Pihak Hizbullah sejauh ini belum memberikan pernyataan resmi mengenai klaim militer Israel. Namun, sejumlah sumber internal dari kelompok bersenjata itu membantah kabar tewasnya komandan mereka.