ilustrasi bendera Uni Eropa (pexels.com/Dušan Cvetanović)
Komisi Eropa (KE) memilih sikap moderat dengan menegaskan pentingnya kebebasan navigasi internasional, tetapi tak mengeluarkan kecaman langsung. Sebelumnya, KE memang telah mengingatkan tingginya risiko bagi peserta yang mengikuti misi serupa.
Italia bergerak melalui Menteri Luar Negeri Antonio Tajani yang meminta kedutaan di Tel Aviv dan Athena mencari klarifikasi guna melindungi warga Italia yang menjadi mayoritas tahanan bersama warga Spanyol.
Swedia juga melakukan komunikasi dengan pihak Israel. Menteri Luar Negeri Maria Malmer Stenergard menyampaikan peringatan bagi warga negaranya.
“Jika kamu, sebagai orang Swedia, memilih untuk berpartisipasi dalam flotilla, kamu sedang mengambil risiko secara sadar,” kata Maria.
Dilansir NPR, di Athena, aksi protes mulai bermunculan setelah para aktivis berencana mengepung kementerian luar negeri Yunani. Mereka mempertanyakan sikap penjaga pantai Yunani yang dianggap tak bertindak saat penyitaan terjadi di zona pencarian dan penyelamatan maritim Yunani.