Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jerman Tangkap Warga Kazakhstan, Diduga Jadi Mata-mata Rusia
ilustrasi penangkapan (pexels.com/Servet photograph)
  • Otoritas Jerman menangkap Sergej K, warga Kazakhstan, karena diduga menjadi mata-mata Rusia dan mengirimkan informasi tentang bantuan militer Jerman untuk Ukraina.
  • Jaksa menyebut Sergej K memberikan rincian proyek drone serta foto konvoi NATO ke intel Rusia, sementara Moskow terus membantah keterlibatan dalam kasus spionase di Jerman.
  • Pemerintah Jerman menuduh Rusia berupaya melemahkan dukungan terhadap Ukraina melalui ancaman, serangan siber, dan aktivitas spionase yang memicu ketegangan diplomatik antara kedua negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Otoritas Jerman telah menangkap seorang pria asal Kazakhstan karena dicurigai menjadi mata-mata Rusia. Penangkapannya terjadi di ibu kota, Berlin, pada Selasa (28/4/2026).

Dalam pernyataan pada Rabu (29/4/2026), Kantor Kejaksaan Federal Jerman mengatakan bahwa pria tersebut, yang diidentifikasi sebagai Sergej K, terus-menerus melakukan kontak dari Jerman dengan dinas intelijen Rusia setidaknya sejak Mei 2025.

Ini merupakan kasus dugaan spionase terbaru terkait Moskow yang terungkap di negara tersebut. Baik Kazakhstan maupun Rusia hingga kini belum memberikan komentar.

1. Sergej K disebut berikan informasi ke Rusia tentang bantuan militer Jerman untuk Ukraina

bendera Jerman (unsplash.com/Christian Wiediger)

Jaksa mengatakan bahwa Sergej K memberikan rincian informasi tentang bantuan militer Jerman untuk Ukraina kepada penghubungnya dari Rusia, termasuk perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam pengembangan drone dan sistem robotik. Ia juga diduga mengirimkan foto-foto konvoi militer NATO dan gedung-gedung publik di Berlin.

Selain itu, Sergej K juga membantu untuk mencari agen spionase lain di Jerman, meskipun tidak dijelaskan apakah ia berhasil melakukan hal tersebut. Jaksa mengatakan bahwa ia akan dibawa ke pengadilan pada Rabu, dilansir The Moscow Times.

2. Rusia berulang kali membantah terlibat dalam skema spionase di Jerman

ilustrasi penangkapan (pexels.com/)

Pihak berwenang di Jerman telah mengungkap sejumlah dugaan kasus spionase, sabotase, dan disinformasi yang dikaitkan dengan Moskow sejak dimulainya invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada 2022.

Pada 2024, dua orang berkewarganegaraan ganda Jerman-Rusia ditangkap atas dugaan merencanakan serangan sabotase terhadap situs militer Amerika Serikat (AS) di Jerman dalam upaya melemahkan dukungan militer Barat terhadap Ukraina. Polisi Jerman juga telah menangkap sejumlah agen “sekali pakai”, yakni individu yang melakukan sabotase dan spionase untuk Rusia tanpa pelatihan formal sebelumnya. Moskow sendiri berulang kali membantah terlibat dalam skema spionase yang berbasis di Jerman.

3. Rusia dituding ingin melemahkan dukungan Jerman terhadap Ukraina

bendera Rusia (pexels.com/Сергей Велов)

Awal April 2026, Berlin memanggil duta besar Rusia untuk mengecam apa yang disebutnya sebagai ancaman langsung terhadap sasaran di Jerman. Kementerian Luar Negeri Jerman pada saat itu menyatakan bahwa ancaman tersebut bertujuan melemahkan dukungan Jerman terhadap Ukraina.

"Respons kami jelas: kami tidak akan terintimidasi. Ancaman dan segala bentuk spionase seperti itu di Jerman sama sekali tidak dapat diterima," kata kementerian, dikutip dari Al Jazeera.

Jerman juga menuduh peretas Rusia yang didukung negara melakukan serangan siber terhadap anggota Partai Sosial Demokrat pada 2023. Namun, tuduhan tersebut dibantah secara tegas oleh kedutaan Rusia di Jerman.

Sementara itu, Rusia telah melarang lembaga penyiaran internasional Jerman, Deutsche Welle, dengan alasan bahwa media tersebut menyebarkan propaganda anti-Rusia yang bermusuhan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team