Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi bendera Jerman
ilustrasi bendera Jerman (unsplash.com/iamateapot)

Intinya sih...

  • Menteri Luar Negeri Jerman menyarankan Ukraina masuk ke UE lewat cara adil

  • Presiden Ukraina menetapkan target bergabung dengan UE pada 2027

  • Kanselir Jerman dorong Eropa agar punya pengaruh lebih besar di politik internasional

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kanselir Jerman, Friedrich Merz mengungkapkan bahwa Ukraina tidak mungkin dapat bergabung dengan Uni Eropa (UE) tahun depan. Menurutnya, percepatan aksesi masuknya Ukraina tidak dapat dilakukan. 

“Aksesi Ukraina pada 1 Januari 2027, sudah di luar pertanyaan. Ini tidak mungkin dilakukan. Memang selalu ada kemungkinan tersebut, tapi percepatan aksesi semacam ini jelas tidak layak,” terang Merz, dikutip dari DPA International, Kamis (29/1/2026). 

Selama ini, Jerman menjadi salah satu pendukung utama Ukraina dalam mengadang serangan Rusia. Berlin juga menyerukan peningkatan pertahanan di negaranya dalam menghadapi ancaman Moskow. 

1. Sarankan Ukraina harus masuk dalam UE lewat cara adil

Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul mengungkapkan, sebaiknya Ukraina tidak mendapatkan perlakuan khusus. Ia mendesak agar Ukraina dapat masuk ke UE lewat cara yang adil. 

“Sebuah arsitektur perdamaian jangka panjang di Eropa membutuhkan agar Ukraina tetap masuk secara adil dalam UE. Sesuai pandangan saya, Ukraina masih memiliki prospek besar untuk bergabung dengan UE,” terangnya. 

Namun, Wadephul mengatakan bahwa kepentingan utama Jerman dan negara-negara Eropa lainnya agar Ukraina menang. Maka, Jerman akan terus membantu Ukraina untuk dapat melawan Rusia. 

2. Zelenskyy tetapkan target Ukraina bergabung dalam UE pada 2027

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy menetapkan target agar negaranya dapat bergabung dalam UE pada 1 Januari 2027. Menurutnya, bergabung dengan UE adalah bagian dari jaminan keamanan untuk mengakhiri perang di Ukraina. 

“Aksesi Ukraina dalam UE adalah kunci jaminan keamanan bukan hanya untuk kami, tapi juga seluruh Eropa. Maka dari itu, kami berbicara tanggal konkret 2027  dan kami bergantung pada dukungan dari rekan-rekan kami,” katanya, dilansir Euronews.

Saat berkunjung ke Lithuania, Zelenskyy mengaku bawah Ukraina secara teknis sudah siap bergabung dalam UE pada 2027. Kiev sudah membuka semua serangkaian negosiasi aksesi UE pada tahun ini. 

3. Merz dorong Eropa agar punya pengaruh lebih besar di politik internasional

Pada saat yang sama, Merz mengatakan bahwa Eropa butuh menemukan jalan untuk kembali menjadi kekuatan dominan di kancah global. Ia menyebut, Eropa dapat mengambil kesempatan itu dalam perubahan sistem tatanan dunia. 

Kanselir Jerman itu menyampaikan, Eropa telah menjadi kekuatan politik yang menekankan pada ketaatan hukum dan menekankan pada hubungan antara negara dan rakyat. Menurutnya, Eropa harus mempertahankan pandangan itu dan melanjutkan perlindungan paham di masa depan. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team