Jakarta, IDN Times - Junta militer Myanmar mengumumkan pembebasan 93 anak di bawah umur dari dinas militer pada Jumat (4/7/2025). Langkah ini diambil setelah laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengkritik perekrutan lebih dari 400 anak oleh militer dan sekutunya.
Pembebasan ini merupakan respons langka dari junta terhadap tekanan internasional. Anak-anak yang dibebaskan juga menerima bantuan keuangan sebagai bagian dari proses reintegrasi mereka ke masyarakat sipil.