Makkah, IDN Times — "Mudah-mudahan Allah menjaga suami saya. Saya hanya bisa berhusnuzan (berprasangka baik) sama Allah. Dia ini tamunya Allah, berada di rumah Allah. Pasti Allah tidak akan menyia-nyiakan suami saya."
Kalimat itu meluncur dari bibir Nafsiyah (67), dengan suara bergetar dan mata yang menyimpan kecemasan luar biasa. Di tengah lautan manusia di Kota Suci Makkah, hatinya tertinggal pada satu nama: Muhammad Firdaus Ahlan (73), suami tercinta sekaligus kawan hidupnya, yang dilaporkan hilang sejak Jumat, 15 Mei 2026.
Muhammad Firdaus, jemaah haji asal kloter JKG 27, keluar dari kamar hotelnya (Nomor 316) pada Jumat pagi, sekitar pukul 09.04 Waktu Arab Saudi (WAS). Tujuannya satu: mengejar salat Jumat. Namun, hingga Rabu, 20 Mei 2026, langkah kakek berusia 73 tahun itu belum juga kembali.
