ilustrasi kebakaran (pexels.com/Pixabay)
Ledakan di gudang petasan yang berada di distrik Thrissur, negara bagian Kerala, terjadi pada Selasa siang saat jam operasional sedang berlangsung. Berdasarkan laporan pemerintah setempat, api membakar bahan kimia penyusun petasan dan memicu rentetan ledakan yang meruntuhkan sebagian bangunan. Suara ledakan yang terdengar hingga beberapa kilometer memicu evakuasi warga di sekitar lokasi.
Kepala Polisi Distrik Thrissur, Nakul Rajendra Deshmukh, memastikan ada delapan orang tewas dalam kejadian tersebut. Selain korban jiwa, 15 orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk dua orang yang saat ini dalam kondisi kritis di ruang perawatan intensif (ICU). Tim medis segera memberikan pertolongan pertama di lokasi sebelum merujuk para korban ke rumah sakit pemerintah terdekat.
Tim gabungan dari pemadam kebakaran dan kepolisian melakukan pencarian selama beberapa jam untuk memastikan tidak ada korban yang tertimbun reruntuhan.
"Operasi penyelamatan sudah selesai dilakukan setelah seluruh area diperiksa oleh tim penolong," kata Kepala Polisi Distrik Thrissur, Nakul Rajendra Deshmukh, dilansir Nampa.
Penyebab awal munculnya api kini masih diselidiki oleh tim ahli forensik kepolisian Kerala. Polisi turut memeriksa kepatuhan pengelola gudang terhadap aturan keselamatan bahan peledak, terutama terkait standar suhu ruangan dan alat pencegah kebakaran.
"Kami masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran ini untuk mengetahui apakah ada kelalaian teknis atau pelanggaran hukum," ujar Deshmukh.
Laporan dari media lokal menyebutkan bahwa gudang tersebut digunakan untuk menampung pasokan petasan persiapan festival Thrissur Pooram. Festival tahunan ini rutin menampilkan pertunjukan kembang api skala besar. Peningkatan permintaan menjelang perayaan sering membuat gudang beroperasi melampaui kapasitas keamanan yang diizinkan.
Cuaca yang sangat panas di India selatan pada bulan April turut memengaruhi tingkat sensitivitas bahan kimia tersebut. Tim investigasi telah mengumpulkan sisa material dari lokasi kejadian untuk dilakukan pemeriksaan uji laboratorium forensik.