Jakarta, IDN Times - Kelompok penegak hak asasi manusia (HAM), Penjaga Penjara dan Pusat Dokumentasi Penjara (CDPC) mengungkapkan adanya kerusuhan di dalam penjara di Kuba. Insiden itu terjadi di penjara tingkat keamanan tinggi, Canaleta di Ciego de Avila.
“Kerusuhan sudah terjadi di penjara Canaleta, Ciego de Avila. Sejumlah narapidana menginginkan kebebasan untuk Kuba di tengah krisis ekonomi,” ungkap CDPC, dikutip dari The Latin Times, Jumat (20/2/2026).
Beberapa bulan terakhir, Kuba dilanda krisis ekonomi dan energi imbas blokade Amerika Serikat (AS). Krisis semakin memburuk setelah penangkapan eks Presiden Venezuela, Nicolas Maduro pada awal Januari 2026.
