Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

AS Desak Kuba Reformasi Ekonominya agar Hindari Kebangkrutan

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio. (Matt Johnson from Omaha, Nebraska, United States, CC BY 2.0 , via Wikimedia Commons)
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio. (Matt Johnson from Omaha, Nebraska, United States, CC BY 2.0 , via Wikimedia Commons)
Intinya sih...
  • Rezim Kuba menggantungkan pada subsidi dari luar negeri.
  • Kilang minyak Kuba terbakar di tengah krisis BBM.
  • PBB khawatirkan semakin buruknya situasi di Kuba.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio mendesak agar Kuba mereformasi ekonominya. Menurutnya, reformasi ekonomi adalah jalan terbaik untuk mengurangi tekanan imbas blokade AS. 

“Ini cukup penting bagi rakyat Kuba untuk memiliki kebebasan, bukan hanya politik tapi ekonomi juga. Rezim ini tidak akan memberikannya kepada mereka. Rezim Kuba takut rakyat Kuba dapat mandiri dan kehilangan kontrol kekuasaannya,” ujarnya, dikutip dari The Latin Times.

Pekan lalu, Kuba sudah menutup sejumlah hotel di negaranya imbas krisis bahan bakar minyak (BBM). Havana juga sudah memperingatkan maskapai penerbangan asing soal risiko habisnya cadangan avtur. 

1. Sebut rezim Kuba menggantungkan pada subsidi dari luar negeri

Ilustrasi bendera Kuba. (pexels.com/Matthias Oben)
Ilustrasi bendera Kuba. (pexels.com/Matthias Oben)

Rubio menyampaikan bahwa rezim Kuba menggantungkan pada subsidi dari luar negeri. Negara Karibia itu menggantungkan pada Uni Soviet dan kemudian Venezuela di bawah eks Presiden Hugo Chavez. 

“Masalah dasar dari Kuba adalah tidak memiliki ekonomi dan orang yang memegang kendali kekuasaan tidak tahu cara untuk memperbaiki taraf hidup rakyatnya tanpa dukungan dari sektor yang mereka kontrol,” terangnya. 

Maka dari itu, rezim Kuba ingin mengontrol segalanya dan tidak membiarkan warganya mengontrol semuanya. Selain itu, rakyat Kuba tidak tahu cara untuk keluar dari seluruh sistem tersebut. 

2. Kilang minyak Kuba terbakar di tengah krisis BBM

Bendera Kuba (Instagram.com/cuba.messenger)
Bendera Kuba (Instagram.com/cuba.messenger)

Pada Jumat, kebakaran hebat terjadi di Kilang Minyak Nico Lopez di Havana. Peristiwa kebakaran tersebut berlangsung di tengah krisis BBM di Kuba dalam beberapa bulan terakhir. 

Kementerian Energi Kuba mengungkapkan bahwa insiden ini terjadi di kompleks pergudangan pada sore hari. Namun, api sudah berhasil dikontrol dan dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam insiden tersebut. 

Dilansir Mercopress, Kilang Minyak Nico Lopez adalah salah satu dari tiga kilang minyak besar di Kuba. Sebagai informasi, kilang minyak tersebut sudah dinasionalisasi pada 1960, tapi infrastruktur pengolahan minyak itu belum diperbarui. 

3. PBB khawatirkan semakin buruknya situasi di Kuba

ilustrasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
ilustrasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) (un.org)

PBB mengungkapkan kekhawatiran soal krisis BBM di Kuba imbas blokade AS. Sebab, blokade tersebut berdampak besar pada sosial ekonomi rakyat di negara Karibia tersebut. 

“Dampak dari blokade Kuba semakin serius kepada hak-hak yang dimiliki oleh rakyat Kuba. Alasan politik tidak boleh menjustifikasi pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Kami berharap semua pihak untuk mengangkat sanksi sepihak yang berdampak pada warga sipil,” ujar juru bicara untuk Kantor Hak Asasi Manusia PBB (UN Human Rights Office), Marta Hurtado, dilansir The Tico Times.

Kuba sudah mengalami krisis ekonomi terparah sejak dilanda COVID-19. Blokade dari AS kian memperburuk krisis dengan tingginya inflasi, pemadaman bergilir, dan kelangkaan makanan serta obat-obatan. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

Astra Jual 34.867 Unit Mobil Sepanjang Januari 2026

16 Feb 2026, 15:15 WIBBusiness