Jakarta, IDN Times - Organisasi Pariwisata Nasional Jepang (JNTO) mengatakan pada Rabu (18/2/2026) bahwa jumlah pengunjung asing ke negaranya pada Januari turun 4,9 persen, dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 3,60 juta orang.
Ini merupakan penurunan tahunan pertama dalam empat tahun terakhir sejak pandemik COVID-19. Hal ini dipicu oleh anjloknya wisatawan dari China akibat ketegangan diplomatik terkait isu Taiwan.
Jumlah kedatangan warga China menyusut 60,7 persen menjadi 385.300 orang, setelah Beijing mendesak warganya untuk tidak mengunjungi Jepang. Langkah tersebut menyusul pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada November 2025, yang mengisyaratkan bahwa Tokyo akan mengerahkan militernya jika terjadi serangan terhadap Taiwan, dilansir Mainichi.
