Menteri luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, bertemu dengan Kepala IAEA, Rafael Grossi, di Teheran pada Kamis, 14 November 2024. (x.com/@rafaelmgrossi)
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, yang memimpin delegasi Teheran, menyatakan kedua pihak telah mencapai kesepahaman awal.
“Berbagai gagasan telah diajukan, gagasan-gagasan ini telah dibahas secara serius, pada akhirnya kami dapat mencapai kesepakatan umum mengenai beberapa prinsip panduan. Mulai sekarang kami akan bergerak berdasarkan prinsip-prinsip tersebut dan memasuki penyusunan teks dari potensi perjanjian," kata dia kepada media Iran.
Pembicaraan ini digelar dengan pengamanan ketat di kediaman Duta Besar Oman untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa. Negosiasi tersebut merupakan kelanjutan dari putaran sebelumnya di Oman dan menjadi upaya terbaru untuk meredakan ketegangan antara kedua negara.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mengatakan, dirinya akan terlibat secara tidak langsung dalam perundingan tersebut.
“Saya pikir mereka ingin membuat kesepakatan. Saya tidak berpikir mereka menginginkan konsekuensi dari tidak membuat kesepakatan,” ujar Trump kepada jurnalis di atas Air Force One, dikutip dari India Today, Rabu (17/2/2026).
Namun, pejabat AS juga mengingatkan opsi militer tetap tersedia jika diplomasi gagal.