Jakarta, IDN Times – Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un membuka peluang perbaikan relasi dengan Amerika Serikat (AS), asalkan Washington mengakui status negaranya sebagai pemilik senjata nuklir dan menghentikan kebijakan yang dianggap bermusuhan. Sikap itu disampaikannya saat menutup Kongres ke-9 Partai Buruh Korea di Pyongyang, sebagaimana dilaporkan kantor berita KCNA pada Kamis (26/2/2026).
Dalam pidato tersebut, Kim menyampaikan pernyataan terbuka kepada Washington.
“Jika Washington menghormati status negara kami saat ini sebagaimana ditetapkan dalam Konstitusi … dan mencabut kebijakan bermusuhannya … tidak ada alasan mengapa kami tidak bisa menjalin hubungan baik dengan AS,” kata Kim, dikutip dari France 24.
