Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melanjutkan rangkaian diplomasi intensif di tengah konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah. Setelah meninggalkan Muscat, Oman, ia dijadwalkan kembali ke Islamabad, Pakistan, sebelum melanjutkan perjalanan ke Moskow, Rusia.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Iran memperkuat koordinasi dengan negara-negara mitra di tengah situasi keamanan regional yang kian kompleks. Kementerian Luar Negeri Iran menyebut kunjungan tersebut sebagai bagian dari dorongan diplomatik untuk merespons dinamika perang yang sedang berlangsung.
Araghchi sebelumnya telah melakukan serangkaian pertemuan penting di Islamabad, termasuk dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif, Menteri Luar Negeri Ishaq Dar, serta Panglima Angkatan Darat Pakistan Asim Munir. Pembahasan difokuskan pada hubungan bilateral dan perkembangan kawasan.
Di sisi lain, perhatian internasional juga tertuju pada Selat Hormuz yang kembali menjadi titik krusial, seiring kekhawatiran terhadap gangguan jalur pelayaran global yang berdampak luas pada ekonomi dunia.
