Jakarta, IDN Times - Kuba membantah tuduhan dari Amerika Serikat (AS) terkait adanya personel militer dan intelijen asing di negaranya. Havana menolak tuduhan tersebut dijadikan alasan untuk memblokade negaranya.
“Kuba bukanlah ancaman bagi AS. Kuba juga tidak pernah mendukung aktivitas buruk kepada AS ataupun membiayai kelompok teroris dan ekstremis,” terangnya, dikutip dari EFE, Senin (2/2/2026).
Sebelumnya, Kuba mengecam AS terkait penetapan tarif bea masuk kepada negara yang mengekspor ke negaranya. Langkah ini disebut sebagai dukungan genosida kepada rakyat Kuba.
