Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Luar Negeri Kuba, Carlos Fernandez de Cossio, mengungkapkan sudah ada komunikasi dengan pemerintah Amerika Serikat (AS). Menurutnya, AS bersedia bekerja sama terkait masalah masuknya kapal boat di Kuba.
“Sejak awal, pemerintah Kuba sudah melanjutkan komunikasi terkait upaya terorisme. Kami sudah berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri AS dan Badan Penjaga Pantai, ” tuturnya, dikutip dari EFE, Jumat (27/2/2026).
Dalam beberapa bulan terakhir, hubungan AS dan Kuba terus memanas. Washington telah menetapkan blokade ekspor bahan bakar minyak (BBM) ke negara Karibia tersebut.
