Jakarta, IDN Times - Lalu lintas kapal di Selat Hormuz dikabarkan sudah menurun sebesar 95,3 persen akibat perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Data tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Stephane Dujarric, pada Selasa (28/4/2026).
"Transit kapal yang terkait dengan Selat Hormuz telah menurun sebesar 95,3 persen sejak (perang Iran melawan AS dan Israel yang meletus pada) 28 Februari. Sementara itu, harga komoditas pangan telah naik sebesar 6 persen dan harga minyak mentah untuk Eropa telah naik sebesar 53 persen," kata Dujarric kepada wartawan di markas besar PBB di New York, AS, seperti dilansir Anadolu Agency.
