Jakarta, IDN Times - Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan laporan mengenai perkembangan konflik di Timur Tengah serta dampaknya terhadap perekonomian Indonesia kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporan tersebut dipaparkan dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (13/3/2026).
Dalam laporannya, Luhut meminta masyarakat dan pemerintah untuk tidak khawatir secara berlebihan terhadap situasi global saat ini. Ia membedah secara rinci eskalasi militer yang sedang terjadi, termasuk operasi militer dan serangan dari Amerika Serikat dan Israel ke fasilitas vital militer Iran.
Meskipun laporan menyebutkan 50 persen peluncuran rudal Iran telah dihancurkan, Luhut mengingatkan kalau Iran memiliki ketahanan mental dan sejarah yang kuat.
"Juga saya ingin menambahkan pada peserta rapat, hormat bahwa bangsa Iran ini sebenarnya bangsa Arya, jadi tidak mudah juga ditaklukan," ujar Luhut di hadapan Presiden Prabowo.
