Jakarta, IDN Times – Pemerintah China terus memperketat langkah penanganan praktik korupsi selama tahun lalu dengan fokus pada sektor-sektor vital yang berkaitan langsung dengan kepentingan publik. Informasi tersebut disampaikan Kejaksaan Agung Rakyat China atau Supreme People’s Procuratorate (SPP) dalam keterangan resmi pada Selasa (3/2/2026).
Dilansir Xinhua, dalam rentang Januari-November 2025, lembaga kejaksaan di seluruh wilayah menerima lebih dari 27 ribu perkara kejahatan jabatan dari otoritas pengawas, meningkat sekitar 11 persen dibanding periode sebelumnya. Dari jumlah itu, penuntutan dilakukan terhadap lebih dari 26 ribu orang, naik sekitar 20 persen secara tahunan.
