Jakarta, IDN Times - Sebuah ledakan keras dilaporkan terjadi di tambang batu bara India pada Kamis (5/2/2026) siang waktu setempat. Insiden ini menewaskan 18 penambang, sedangkan 1 lainnya dilaporkan mengalami luka.
Saat ini, korban tewas sudah dievakuasi oleh petugas penyelamat. Korban luka juga sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Sebab, luka yang dialaminya dilaporkan cukup serius. Sementara itu, beberapa pekerja diduga masih terjebak di bawah reruntuhan.
Insiden ini menuai respons dari Perdana Menteri India, Narendra Modi. Modi turut berduka cita atas tewasnya para korban dalam ledakan tersebut. Ia juga menggelontorkan dana 200.000 rupee atau Rp37,2 juta untuk keluarga korban tewas dan 50.000 rupee atau Rp9,3 juta untuk keluarga korban luka.
