Ilustrasi pasukan TNI (Dokumentasi TNI)
Donny lantas menjelaskan, lini masa yang sudah disusun mengenai persiapan pengiriman prajurit TNI ke Gaza. Tahapan awal mengenai pemeriksaan kesehatan dan administrasi berlangsung hingga akhir Februari 2026. Sebanyak seribu personel ditargetkan dalam kondisi siap berangkat awal April 2026. Sementara, seluruh elemen 8 ribu personel ditargetkan siap berangkat paling lambat akhir Juni 2026.
Ia pun menekankan, istilah prajurit TNI "siap berangkat" bukan berarti sudah berangkat. Melainkan benar-benar dalam kondisi siap diberangkatkan sewaktu-waktu. Namun, jadwal keberangkatan tetap sepenuhnya menunggu keputusan politik negara dan mekanisme internasional yang berlaku.
"Adapun timeline yang disusun adalah pemeriksaan kesehatan dan penyiapan administrasi hingga Februari, gelar kesiapan pasukan pada akhir Februari, sekitar 1.000 personel ditargetkan dalam kondisi siap berangkat awal April 2026, dan seluruh elemen 8 ribu personel ditargetkan siap berangkat paling lambat akhir Juni 2026," ucap dia.