Jakarta, IDN Times - Madagaskar, pada Rabu (29/4/2026), menetapkan persona non-grata kepada seorang diplomat Prancis atas tudingan terlibat dalam aktivitas untuk memicu kerusuhan. Pengusiran ini semakin meningkatkan tensi antara Prancis dan Madagaskar.
Dilansir Africa News, Madagaskar sudah memanggil Duta Besar Prancis di Antananarivo terkait kasus ini. Namun, belum diketahui secara pasti aksi apa yang sebenarnya dilakukan oleh diplomat Prancis tersebut.
Beberapa pekan terakhir, sejumlah aksi protes sudah terjadi di ibu kota Antananarivo. Warga memprotes karena pemerintahan baru Madagaskar tidak bergerak cepat dalam memberantas korupsi.
