Jakarta, IDN Times - Sejumlah mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Amerika Serikat (AS) membangun sebuah platform pembelajaran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) gratis bernama Nusantara AI Institute. Platform ini dibuat untuk memperluas akses pendidikan AI bagi masyarakat Indonesia secara lebih inklusif.
Inisiatif tersebut muncul di tengah perkembangan teknologi AI yang semakin pesat dan mulai memengaruhi berbagai sektor kehidupan. Para pendiri Nusantara AI Institute menilai literasi AI akan menjadi kemampuan penting di masa depan sehingga akses pembelajarannya perlu dibuka seluas mungkin.
Melalui platform berbasis website, para mahasiswa Indonesia ini menyediakan berbagai kursus AI gratis yang dapat diakses siapa saja selama memiliki koneksi internet. Mereka menargetkan pelajar, profesional, pendidik, hingga masyarakat umum agar bisa memahami dan memanfaatkan teknologi AI secara bertanggung jawab.
Oliver Tedja, mahasiswa Indonesia di Boston University, bersama Johannes Simanjuntak dan sejumlah rekannya menjadi bagian dari tim yang mengembangkan platform tersebut. Mereka ingin membangun ekosistem talenta digital Indonesia yang lebih siap menghadapi transformasi teknologi global.
