Jakarta, IDN Times - Situasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kini semakin memanas. Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dalam pernyataannya pada Jumat (17/7/2026) siang waktu setempat mengklaim telah meluncurkan serangan baru ke pusat komando militer AS yang ada di Suriah.
IRGC menjelaskan, serangan ini dilakukan sebagai balasan karena pasukan AS telah menyerang Bandara Iranshahr di Iran timur pada Jumat pagi. Dilansir Jerusalem Post, serangan tersebut telah menewaskan sejumlah anggota militer Iran. Sementara itu, satu orang lainnya dikabarkan luka-luka.
