Jakarta, IDN Times - Tak hanya media di Indonesia, media asing juga ramai memberitakan demonstrasi di Jakarta. Sejumlah media asing bahkan sampai melakukan live reporting terkait demo yang terjadi di Indonesia ini.
Media BBC International melakukan live report di website mereka. Kepada para pembacanya, BBC menjelaskan bahwa protes terjadi di seluruh Indonesia setelah kematian pengemudi ojek online, Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan rantis polisi pada Kamis malam.
"Gas air mata dan meriam air ditembakkan ke arah kerumunan yang berkumpul di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Dan Ibu Kota telah menyaksikan serangkaian demonstrasi minggu ini, dengan protes yang dipicu oleh sejumlah isu-isu," jelas BBC, Jumat (29/8/2025).
BBC juga memberitakan protes berubah menjadi kekerasan, di mana polisi bersenjata tongkat dan perisai menembakkan gas air mata kepada para pedemo.
"Kerusuhan ini merupakan ujian penting bagi Presiden Prabowo Subianto, yang menurut para pengunjuk rasa harus mengatasi kurangnya lapangan kerja, upah rendah, pajak tinggi dan kenaikan biaya hidup," lanjut mereka.
Sementara itu, The New York Times menulis judul artikel 'Protes Menyebar di Seluruh Indonesia Setelah Bentrokan Mematikan dengan Polisi'. Mereka menulis kesimpulan singkat bahwa meningkatnya pengangguran dan inflasi telah memicu demonstrasi selama berhari-hari.
Laman Al Jazeera menuliskan judul 'Protests resume in Indonesia’s Jakarta after ride-share driver killed' atau 'Protes berlanjut di Jakarta, Indonesia, setelah pengemudi ojek online tewas'. Lagi-lagi media asing menyoroti kasus kematian Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan polisi lapis baja saat demonstrasi kemarin.
Hingga berita ini diturunkan, demonstrasi masih terjadi di sejumlah titik di Jakarta dan sejumlah kota besar di Indonesia. Para aparat masih menggunakan gas air mata yang menyesakkan untuk membubarkan para pedemo.