Demo DPR Telan Korban, Anies Baswedan: Koreksi Dewan!

- Anies Baswedan menegaskan anggota DPR harus berbenah terkait kekacauan dalam demonstrasi di Jakarta yang menelan korban.
- Keramaian yang tercipta adalah efek samping dari hulu masalah yang tak terselesaikan, menurut Anies.
- Aspirasi masyarakat seharusnya dijawab dengan terhormat oleh anggota dewan, agar rakyat merasa tenang dan tidak putus asa.
Jakarta, IDN Times - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan tegas mengatakan anggota dewan harus berbenah. Ini terkait dengan kekacauan yang terjadi dalam demonstrasi di Jakarta yang bahkan menelan korban.
Satu pengendara ojek online (ojol), Affan Kurniawan meninggal dunia. Sementara empat korban juga dilarikan dan dirawat inap di RS Pelni. Termasuk pengendara ojol lainnya, Moh Umar Amarudin yang sempat dikabarkan meninggal dunia namun kini dipastikan selamat dan menjalani perawatan.
“Jadi melihat peristiwa ini semua nomor satu koreksi di Dewan. Karena itulah hulunya. Itulah hulunya salah. Sesudah itu, itu rentetan konsekuensinya,” kata Anies kepada IDN Times di RS Pelni, Jakarta Barat pada Jumat (29/8/2025).
Anies mengingatkan, kondisi ini terjadi bermula dari masyarakat yang berusaha menyampaikan aspirasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). “Begini, awal muawalnya kita menginginkan dan mengharapkan Dewan Perwakilan Rakyat itu berperilaku, berkata-kata, bertindak dengan menjunjung tinggi adab dan aspirasi rakyat itu dihargai. Dengan cara seperti itu, maka rakyat pun kalau melakukan unjuk rasa, mereka akan bisa mengungkapkan dengan baik,” kata Anies.
“Tapi seringkali situasinya, kita sampaikan yang unjuk rasa supaya tertip dengan baik, tapi menengok anggota Dewan yang dikerjakannya wakil rakyat itu tidak mencerminkan tata cara yang baik, tata cara yang terhormat, tata cara yang beradab,” kata Anies lagi.
Anies menegaskan, keramaian yang kini tercipta adalah efek samping dari hulu masalah yang tak terselesaikan. “Ada keramaian ini, keramaian itu. Jangan sampai nanti fokus kita di efek-efeknya. Ini kan efek-efeknya saja, perbandingan dari soal efek. Jadi hulunya harus dibereskan,” kata Anies.
Menurut Anies, saat rakyat datang ke dewan seharusnya sikap hormat yang harus ditunjukkan. Aspirasi masyarakat disebut Anies seharusnya dijawab dengan terhormat pula.
“Jadi dengan begitu, maka setiap kali rakyat menyampaikan aspirasi, rakyat itu punya rasa tenang. ‘Saya nggak akan putus asa nih. Karena respon dari wakil rakyat adalah respon yang beradab’. Tapi kalau respon dari wakil rakyat tidak seperti itu, menimbulkan perasaan keputusasaan, menimbulkan perasaan ketidaknyamanan, dan kemudian konsekuensinya macam-macam,” kata Anies.