Jakarta, IDN Times - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkap insiden fatal yang menewaskan tiga penjaga perdamaian asal Indonesia dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Ketiganya tewas dalam serangan terpisah yang terjadi dalam dua hari berturut-turut di wilayah Lebanon selatan.
Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Operasi Perdamaian, Jean-Pierre Lacroix, menjelaskan insiden terbaru terjadi akibat ledakan yang menghantam konvoi logistik UNIFIL. Serangan tersebut menghancurkan kendaraan yang ditumpangi para prajurit.
“Pagi ini, dua penjaga perdamaian asal Indonesia kehilangan nyawa dalam sebuah ledakan yang menghantam konvoi logistik UNIFIL, menghancurkan kendaraan mereka, di dekat Bani Hayyan di Sektor Timur,” ujar Lacroix, dalam jumpa pers, Selasa (31/3/2026).
Ia menambahkan, sehari sebelumnya, satu prajurit Indonesia juga tewas dalam insiden berbeda di pangkalan UNIFIL. Rangkaian kejadian ini menambah kekhawatiran atas keselamatan pasukan penjaga perdamaian di tengah konflik yang terus berlangsung.
