Jakarta, IDN Times - Nigeria mengumumkan program pemulangan 130 warganya dari Afrika Selatan (Afsel). Langkah ini menyusul insiden xenofobia di Afsel yang menyebabkan tewasnya dua imigran Nigeria.
“Sebanyak 130 warga Nigeria sudah mendaftar. Kami melihat angka ini akan terus meningkat. Nyawa warga Nigeria dan bisnis di Afsel tidak boleh dibiarkan berisiko,” tutur Menteri Luar Negeri Nigeria, Bianca Odumegwu-Ojukwu, dikutip dari Deutsche Welle, Rabu (6/5/2026).
Sebelumnya, Afsel sudah menerjunkan tentara ke sejumlah area rawan kriminalitas dan kekerasan. Keputusan ini menyusul krisis keamanan di negara Afrika tersebut imbas aktivitas geng kriminal.
