Jakarta, IDN Times - Dampak dari lonjakan jumlah wisatawan asing ke Jepang kembali menyebabkan keresahan bagi penduduk lokal. Kali ini kota Arakurayama, Prefektur Yamanashi, Fujiyoshida, yang terkenal dengan festival bunga sakuranya mengumumkan pembatalan penyelenggaraan acara festival tersebut yang telah berlangsung selama 10 tahun terakhir dan menarik sekitar 200.000 pengunjung setiap tahunnya.
Dalam pernyataan otoritas setempat pada Selasa (3/2/2026), jumlah wisatawan asing yang berkunjung setiap hari pada puncak musim semi bisa melebihi 10.000 orang. Peningkatan ini disebut melebihi kapasitas kota dan dikhawatirkan akan berdampak serius pada lingkungan penduduk setempat, dilansir Kyodo News.
