Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pakistan-Afgahnistan Memanas, AS Sarankan Warganya Hati-hati
Tentara Pakistan berpatroli di dekat perbatasan Pakistan-Afghanistan di Chaman pada 27 Februari 2026. (AFP/Abdul Basit)

  • Ketegangan militer di perbatasan Pakistan-Afghanistan meningkat, memicu kekhawatiran global dan membuat Amerika Serikat mengeluarkan imbauan waspada bagi warganya di wilayah tersebut.
  • Pemerintah Pakistan mengklaim menewaskan lebih dari 330 pejuang Taliban dalam operasi militer di Afghanistan, sementara pihak Afghanistan belum memberikan konfirmasi independen atas data itu.
  • Arab Saudi dan Afghanistan melakukan pembicaraan diplomatik untuk meredakan eskalasi konflik, dengan fokus pada stabilitas serta keamanan kawasan Asia Selatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Konflik bersenjata antara Pakistan dan Afghanistan di wilayah perbatasan kembali memanas. Ketegangan militer yang terjadi dalam beberapa hari terakhir memicu kekhawatiran internasional.

Departemen Urusan Konsuler Amerika Serikat di Pakistan bahkan mengeluarkan imbauan waspada bagi warga negaranya yang berada di negara tersebut.

Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui akun X @Travelgov, pemerintah AS meminta warganya menghindari fasilitas militer, kantor penegak hukum, serta area komersial yang berpotensi menjadi target serangan.

"Akibat meningkatkanya ketegangan antara Afghanistan dan Pakistan, pasukan keamanan Pakistan telah meningkatkan kehadiran mereka di kota-kota besar sebagai respons terhadap potensi ancaman terorisme," tulis akun X @Travelgov milik AS, Sabtu (28/2/2026) waktu setempat.

Peningkatan pengamanan dilakukan di sejumlah kota besar Pakistan menyusul eskalasi konflik lintas perbatasan.

1. Klaim 330 pejuang Talibat tewas versi Pakistan

Konflik Pakistan-Afghanistan. Personel keamanan Taliban mengoperasikan senjata anti-aircraft mengawasi serangan Udara Pakistan (AFP/Aimal Zahir)

Dikutip laporan Al Jazeera, Menteri Penerangan Pakistan Attaullah Tarar mengklaim lebih dari 330 pejuang Taliban tewas dalam operasi militer di wilayah Afghanistan.

Selain korban tewas, sekitar 500 orang disebut mengalami luka-luka. Militer Pakistan juga mengklaim telah menghancurkan 104 pos pemeriksaan Taliban, 163 tank serta kendaraan lapis baja, dan merebut 22 pos pemeriksaan lainnya.

Pihak Afghanistan belum mengonfirmasi angka tersebut secara independen.

2. Pembahasan antara Afghanistan dan Saudi

Bendera Pakistan. (unsplash.com/roshaan)

Di tengah meningkatnya eskalasi, jalur diplomasi mulai ditempuh. Afghanistan dan Arab Saudi melakukan pembahasan terkait perkembangan situasi keamanan regional.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan Al Saud, melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Menteri Luar Negeri Afghanistan, Amir Khan Muttaqi.

Keduanya membahas dinamika regional serta upaya meredakan ketegangan dengan tujuan akhir menciptakan keamanan dan stabilitas kawasan.

3. Ketegangan militer antara Islamabad dan Kabulp

Personel keamanan Taliban berjaga di dekat penyeberangan perbatasan Torkham antara Afghanistan dan Pakistan (AFP/Aimal Zahir)

Ketegangan militer antara Islamabad dan Kabul dalam beberapa hari terakhir ditandai dengan serangan udara dan operasi militer yang saling berbalasan.

Pemerintah Pakistan menuding serangan berasal dari wilayah Afghanistan. Sebaliknya, otoritas Afghanistan membantah tuduhan tersebut dan menilai operasi militer Pakistan sebagai pelanggaran kedaulatan.

Editorial Team