Jakarta, IDN Times - Kepala Staf Angkatan Darat Israel, Eyal Zamir, memperkirakan serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran bakal terjadi dalam rentang waktu 2 pekan hingga 2 bulan. Hal ini terungkap dalam laporan media lokal Israel pada Minggu (1/2/2026).
Dalam sebuah rapat penilaian situasi yang digelar baru-baru ini, Zamir mengatakan bahwa periode saat ini dibayangi oleh ketidakpastian yang sangat besar. Dengan demikian, Radio Angkatan Darat menyimpulkan bahwa serangan AS dinilai tidak mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“AS tidak berbagi segalanya dengan Israel dan mengecualikan Israel dari proses pengambilan keputusan,” kata lembaga penyiaran tersebut.
