Jakarta, IDN Times - PBB mengungkapkan bahwa sebanyak hampir 20 ribu ton makanan di Kuba tidak dapat didistribusikan. Sebab, kurangnya pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kuba akibat dari blokade Amerika Serikat (AS).
Tantangan logistik ini bersamaan dengan kebijakan tekanan maksimum dari AS kepada Kuba dalam beberapa bulan terakhir. Alhasil, negara Karibia tersebut mengalami krisis energi, ekonomi, dan sosial parah.
