Jakarta, IDN Times - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada Rabu (29/4/2026), melaporkan bahwa Iran telah mengeksekusi sedikitnya 21 orang sejak pecahnya perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Otoritas setempat juga tercatat menahan lebih dari empat ribu orang atas tuduhan ancaman keamanan nasional.
Sembilan orang yang dieksekusi memiliki kaitan dengan aksi protes antipemerintah pada Januari lalu. Eksekusi lainnya dijatuhkan kepada 10 orang yang dituduh sebagai anggota oposisi dan dua orang atas tuduhan spionase.
