Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, sedang berjalan menggandeng kedua anaknya. (commons.wikimedia.org/Hamed Malekpour)
Usai meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei, sang putra Mojtaba Khamenei akhirnya tampil ke publik setelah ditunjuk menggantikan sang ayah. Sebuah sikap yang tegas langsung dia perlihatkan.
Dalam pernyataannya, dia bersumpah akan membalas serangan AS dan Israel yang menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk pemimpin tertinggi sebelumnya. Dia juga memastikan, Selat Hormuz akan tetap ditutup.
"Kami akan membalas darah para martir kami. Pembalasan adalah prioritas, sampai sepenuhnya tercapai. Selat Hormuz juga akan tetap ditutup, untuk menekan musuh-musuh Iran,” ujar Motjaba, dilansir "Al Jazeera".
Mojtaba pun belakangan dikabarkan mengalami luka akibat serangan AS dan Israel ke Iran. Penasihat pemerintah, Yousef Pezeshkian, akhirnya mengonfirmasi Mojtaba dalam kondisi sehat.
"Saya mendengar kabar Mojtaba Khamenei terluka. Saya sudah tanya ke beberapa teman yang mengetahui masalah itu. Mereka bilang ke saya, terima kasih Tuhan, dia selamat dan sehat,” kata Yousef, seperti dikutip AFP,