Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri (PM) Polandia, Donald Tusk mengumumkan pembukaan investigasi antara Jeffrey Epstein dan intelijen Rusia. Keputusan ini menyusul pembukaan dokumen baru kasus Epstein oleh Departemen Hukum Amerika Serikat (AS) (DOJ).
“Terdapat bukti-bukti dan komentar di media global mengenai skandal Epstein ini dan bukan tidak mungkin juga ikut diorganisir oleh intelijen Rusia,” terangnya, dikutip dari United24, Kamis (5/2/2026).
Investigasi ini masuk dalam tugas gabungan antara Kementerian Hukum, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Layanan Khusus. Tugas ini untuk menyelidiki dokumen yang dipublikasikan oleh DOJ.
